DukkanKu.com – Mau tahu cara selamat dari setan? Pelajari nih biar kalau pepatah bilang “tak kenal maka ta’aruf”, supaya bisa terbebas dari gangguan setan…

Siapakah setan itu?

Abu ‘Ubaidah berkata,

(Setan adalah) nama untuk semua makhluk yang berperangai buruk. Yaitu bertabiat jelek dan sangat keras pembangkannya dari jenis jin, manusia, maupun hewan.

Kabar gembira dari Rabbul ‘Izzah ni guys… ada sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudriy -semoga Allah meridloinya-bahwa Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,

إن الشيطان قال: وعزتك يارب لاأبرح أٌغوي عبادك مادامت أرواحهم وأجسادهم. قال الرب : وعزتي وجلالي لاأزال أغفر لهم ما استغفروني

“Sesungguhnya setan berkata (dihadapan Allah), “Demi kemuliaan-Mu duhai Rabb-ku, aku tidak akan pernah berhenti menyesatkan hamba-hamba-Mu selama jiwa-jiwa dan jasad-jasad mereka masih ada (sampai kiamat)!!” Rabb menjawab, “Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku-pun akan selalu mengampuni mereka selama mereka terus meminta ampun kepada-Ku!”

(HR. Ahmad dan Al Hakim. Dihasankan oleh Al Albani)

Guys, itu kabar bener, bukan kabar burung. Pintu taubat akan selalu terbuka untuk kita selama kita meminta ampun, selama masih ada manusia di bumi, selama belum terbit matahari dari barat. Makanya guys, kita harus bertaubat setiap saat, setiap menit, karena jelas tuh sumpah serapahnya setan, dia akan selalu mengganggu kita selama kita hidup.

Kekuatan setan

Setan menjadi kuat ketika mereka bertemu dengan kawan seperjuangan mereka dari bangsa manusia guys, ya mereka menjadi tak tertandingi ketika bertemu dengan orang-orang yang tidak yakin adanya Allah, tidak yakin kepada Muhammad sebagai utusan terakhir, tidak yakin kepada Al Qur’an sebagai firman-Nya, tidak yakin adanya hari kiamat, adanya kebangkitan, adanya hisab dan lain sebagainya. Allah berfirman,

إِنَّمَا سُلۡطَٰنُهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ يَتَوَلَّوۡنَهُۥ وَٱلَّذِينَ هُم بِهِۦ مُشۡرِكُونَ

“Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.” (QS. An Nahl:  100)

أَلَمۡ تَرَ أَنَّآ أَرۡسَلۡنَا ٱلشَّيَٰطِينَ عَلَى ٱلۡكَٰفِرِينَ تَؤُزُّهُمۡ أَزّٗا

“Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?” (QS. Maryam: 83)

Kelemahan setan

Kita tahu setan punya ‘kemampuan’ yang berbeda dengan kita. Mereka bisa melihat kita dari arah yang kita tidak bisa melihat mereka. Mereka bisa masuk kedalam jasad kita dan berjalan dalam tubuh kita melalui pembuluh darah, tapi kita gak bisa berbuat kek gitu ke mereka. Dan banyak ‘kemampuan’ lainnya yang kadang hati ini berteriak, “Liciiikkk… Curaaaang…” hehe. Tapi tahu gak sih guys, dibalik ‘kesaktiannya’ mereka itu gampang dikalahin, gampang dipecundangin, dengan apa coba? Dengan keikhlasan ibadah kita kepada Allah. Mereka para setan itu gak bisa ngapa-ngapain, gak bisa adu tanding dengan hamba-hamba Allah yang ikhlash. Nih Allah bocorin tentang kelemahan mereka,

إِنَّ عِبَادِي لَيۡسَ لَكَ عَلَيۡهِمۡ سُلۡطَٰنٞۚ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ وَكِيلٗا

“Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhan-mu sebagai Penjaga” (QS. Al Isra’: 65)

dalam ayat yang lain firman-Nya,

إِنَّ عِبَادِي لَيۡسَ لَكَ عَلَيۡهِمۡ سُلۡطَٰنٌ إِلَّا مَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلۡغَاوِينَ

“Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat.” (QS. Al Hijr: 42)

firman-Nya pula,

وَمَا كَانَ لَهُۥ عَلَيۡهِم مِّن سُلۡطَٰنٍ إِلَّا لِنَعۡلَمَ مَن يُؤۡمِنُ بِٱلۡأٓخِرَةِ مِمَّنۡ هُوَ مِنۡهَا فِي شَكّٖۗ وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٍ حَفِيظٞ

“Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.” (QS. Saba’: 21)

dilain tempat Allah berfirman,

قَالَ رَبِّ بِمَآ أَغۡوَيۡتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَأُغۡوِيَنَّهُمۡ أَجۡمَعِينَ   إِلَّا عِبَادَكَ مِنۡهُمُ ٱلۡمُخۡلَصِينَ

“Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka” (QS. Al Hijr: 39-40)

firman-Nya juga,

وَقَالَ ٱلشَّيۡطَٰنُ لَمَّا قُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ إِنَّ ٱللَّهَ وَعَدَكُمۡ وَعۡدَ ٱلۡحَقِّ وَوَعَدتُّكُمۡ فَأَخۡلَفۡتُكُمۡۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيۡكُم مِّن سُلۡطَٰنٍ إِلَّآ أَن دَعَوۡتُكُمۡ فَٱسۡتَجَبۡتُمۡ لِيۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوٓاْ أَنفُسَكُمۖ مَّآ أَنَا۠ بِمُصۡرِخِكُمۡ وَمَآ أَنتُم بِمُصۡرِخِيَّ إِنِّي كَفَرۡتُ بِمَآ أَشۡرَكۡتُمُونِ مِن قَبۡلُۗ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ

“Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.” (QS. Ibrahim: 22)

bocoran lainnya,

ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يُقَٰتِلُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يُقَٰتِلُونَ فِي سَبِيلِ ٱلطَّٰغُوتِ فَقَٰتِلُوٓاْ أَوۡلِيَآءَ ٱلشَّيۡطَٰنِۖ إِنَّ كَيۡدَ ٱلشَّيۡطَٰنِ كَانَ ضَعِيفًا

“Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.” (QS. An Nisa’: 76)

Godaan dan tipu daya setan

Keinginan terbesar setan adalah memasukan manusia ke dalam neraka jahannam sebanyak-banyaknya untuk menemani mereka di sana dan menjauhkan mereka dari surga. Karenanya mereka mempunyai program kerja untuk diperjuangkan mati-matian, diantaranya:

1. Mengajak untuk melakukan kesyirikan dan kekafiran. Allah berfirman,

كَمَثَلِ ٱلشَّيۡطَٰنِ إِذۡ قَالَ لِلۡإِنسَٰنِ ٱكۡفُرۡ فَلَمَّا كَفَرَ قَالَ إِنِّي بَرِيٓءٞ مِّنكَ إِنِّيٓ أَخَافُ ٱللَّهَ رَبَّ ٱلۡعَٰلَمِينَ

(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) shaitan ketika dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta Alam” (QS. Al Hasyr: 16)

Allah berfirman dalam hadits qudsiy,

“Aku menciptakan hamba-hamba-Ku dalam keadaan lurus semua (muslim), lantas datang setan-setan kepada mereka dan menggelincirkan mereka dari dien (agama) mereka. Para setan mengharamkan kepada mereka apa-apa yang aku halalkan untuk mereka. Para setan itupun memerintahkan mereka agar berbuat syirik kepada-Ku dengan sesuatu yang Aku tidak turunkan (hujjah) tentangnya.” (HR. Muslim)

2. Memunculkan keraguan terhadap masalah-masalah pokok agama. Nabi bersabda,

يأتي الشيطان أحدكم فيقول: من خلق كذا؟ من خلق كذا؟ حتي يقول: من خلق ربك؟ فإذا بلغه فليستعذ بالله ولينته

“Setan akan datang kepada salah satu diantara kalian, lantas dia membisikan, ‘Siapa yang menciptakan ini? Siapa yang menciptakan itu?’ sampai pada pertanyaan, ‘Siapa yang menciptakan Rabb-mu?’ Jika dia sudah sampai pada pertanyaan ini, hendaklah dia meminta perlindungan kepada Allah (dari setan) dan berhenti (tidak bertanya-tanya lagi)” (Muttafaq ‘alaih)

Warning!!!!

Allah telah memperingatkan kepada seluruh manusia untuk tidak mengikuti dan mentaati setan. Allah berfirman,

إِنَّمَا يَأۡمُرُكُم بِٱلسُّوٓءِ وَٱلۡفَحۡشَآءِ وَأَن تَقُولُواْ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعۡلَمُونَ

“Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui” (QS. Al Baqarah: 169)

Firman-Nya,

وَلَا يَصُدَّنَّكُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُۖ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوّٞ مُّبِينٞ

“Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Az Zukhruf: 62)

Firmann-Nya pula,

وَلَأُضِلَّنَّهُمۡ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمۡ وَلَأٓمُرَنَّهُمۡ فَلَيُبَتِّكُنَّ ءَاذَانَ ٱلۡأَنۡعَٰمِ وَلَأٓمُرَنَّهُمۡ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلۡقَ ٱللَّهِۚ وَمَن يَتَّخِذِ ٱلشَّيۡطَٰنَ وَلِيّٗا مِّن دُونِ ٱللَّهِ فَقَدۡ خَسِرَ خُسۡرَانٗا مُّبِينٗا

“dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya”. Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.” (QS. An Nisa’:: 119)

Firman-Nya,

يَٰبَنِيٓ ءَادَمَ لَا يَفۡتِنَنَّكُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ كَمَآ أَخۡرَجَ أَبَوَيۡكُم مِّنَ ٱلۡجَنَّةِ يَنزِعُ عَنۡهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوۡءَٰتِهِمَآۚ إِنَّهُۥ يَرَىٰكُمۡ هُوَ وَقَبِيلُهُۥ مِنۡ حَيۡثُ لَا تَرَوۡنَهُمۡۗ إِنَّا جَعَلۡنَا ٱلشَّيَٰطِينَ أَوۡلِيَآءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ

“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.” (QS. Al A’raf: 27)

Juga firman-Nya,

إِنَّ ٱلشَّيۡطَٰنَ لَكُمۡ عَدُوّٞ فَٱتَّخِذُوهُ عَدُوًّاۚ إِنَّمَا يَدۡعُواْ حِزۡبَهُۥ لِيَكُونُواْ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ

“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fathir: 6)

Setan itu sangat lembut, bahkan dia beraksi dalam tubuh kita tanpa kita sadari. Nabi menyebutkan tentang keahlian dia yang lainnya,

يجري من ابن آدم مجري الدم

“Setan itu bergerak dalam tubuh anak adam melalui tempat mengalirnya darah (urat)” (Muttafaq ‘Alaih)

Wallahu a’lam bish shawab.

Toko Buku | Toko Buku Online | Beli Buku Online | Buku Online | Jual Buku Online | Toko Buku Online Murah | Beli Buku | Jual Buku |Toko Buku Online Terpercaya | Toko Buku Online Terlengkap | Jual Beli Buku Online | Buku Online Murah | Belanja Buku Online | Jual Beli Buku | Jual Buku Online Murah | Baca Buku Online | Situs Buku Online | Cari Buku Online | Beli Buku Online Terlengkap | Harga Buku | Buku Islam | Toko Buku Islam | Toko Kitab | Situs Jual Beli Online Termurah | Toko Buku Islam Terpercaya | Jual Buku Islam | Toko Buku Islam Online | Buku Fiqih | Toko Buku di Sukabumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X